Gue Sayang Elo

20 05 2007

pi-len.jpg

Gue sayang elo, tapi sulit kalo gue bilang gue cinta elo …
Elo unik .. karena terlihat cantik
Elo ganteng, elo nakal, elo juga manja …
Yank .. gue sayang elo,
elo pacar gue
elo temen gue
elo abang gue
elo juga adik gue
elo segalanya buat gue …
I mizz ma Fransesco ..





Thank You

20 05 2007

Kasih .. aku ingin ucapkan
Terima Kasih
Kau warnai hidupku dengan canda tawamu
Kau warnai hidupku dengan amarahmu
Kau warnai hidupku dengan aksi tutup mulutmu
Tatapan tajammu dan bahkan sentuhan bibirmu

Kerinduan ini bergelora .. namun sulit kuurai
waktu tutup pagar itu
Kutatap .. jarum jam tetap berputar

Tuhan .. Terima Kasih Kau beri aku waktu
Memperbaiki hidupku
Atau menikmati diri rusakku
Cermin berjelaga .. sulit aku jaga
Ia ternoda

Tuhan .. Bila air mata kasihMu mampu uraikan
Noda hitam hati kelamku
dengan Sujud Taubatku
Pulangkan aku kembali ke RumahMu
Jangan Kau lempar aku ke lidah api, itu amarah
yang ingin merobek kulit memakan tulangku

Cermin .. Maafkan ku tak bisa menjaga keindahanmu
kau pantulkan refleksi diri
kau pun pandai katakan aku yang tercantik
atau tampan

Tuhan .. kekasihku jadi bagian hidupku
biarkan ia bersamaku
Tunjukkan, bila ia baik untukku
Tunjukkan, bila engkau ridhoi dirinya untukku
Turunkan hidayah dan cinta ke hatinya
Terima Kasih.





Ada Apa Dengan Cinta? Gue Ingin Jadi CINTA …

20 05 2007

Film jaman jadul .. saat gue masih pacaran ama Nandes. Dulu gondok banget! Pengen banget yang namanya nonton bareng dia, tapi … sayang banget kalo ternyata rejeki waktunya ga tepat. Ih, asli .. gondok banget deh.
Malam tadi, gue nonton lagi film itu. Ada ya, cowok juthek gitu .. kadang gondok juga mikirnya. Bayangin deh, belum apa-apa udah diketusin. Kalo boleh, gue tonjok tuh cowok yang kayak gitu. Emang gue takut apa kalo harus fight ama orang kayak gitu? Kagak lageee … kecil!! Kayak cowok di dunia dia doank. Kan masih ada yang lebih baik. Gue ga takut tuh … Tuhan Maha Besar!
Satu hal yang bikin gue sebel aja dengan lihat Nicolas Saputra di film itu adalah .. MIRIP AJAY!! Hiks .. mengingatkan aku pada mahluk manis itu lagi. Syukur dia jauh di Yogya .. jangan sampai deh takdir memindahkan dia untuk tugas di Pontianak lagi. Bisa-bisa hilang arah aku ..
Mmm .. puisi, dulu sering kutulis. Tapi seiring mata kuliah kajian puisi yang harus gue ulang lima kali, gara-gara nama William Wordswoth dan Stephen Crane serta Edgar Allan Poe dan bahkan William Shakespeare.. gue jadi mati rasa sama yang namanya puisi. Puisi cinta dalam dua bahasa bahkan sering kutulis juga, tapi … ah, entah kemana mereka semua. Makanya.. adanya blog di sini membuat aku menjadi lebih bebas menumpahkan semuanya. Curhat, pengumuman dan bahkan puisi, kalo lagi sempat aja mikirnya.
Film ini tak hanya dilihat dari sisi romantisnya. Persahabatan kadang pecah saat kita memiliki kekasih. Namun, arti sahabat sejati baru dapat dilihat ketika ia mendukung kita tanpa mengintervensi keputusan apakah kita akan tetap menjalani kisah percintaan dengan kekasih atau bahkan memutuskannya. Mereka selalu ada saat kita sedih dan bahkan senang. Mereka tak berhitung pernah memberikan kontribusi dalam hidup kita. Dia teman sejati.
GUE INGIN JADI CINTA!!!!
GUE INGIN JADI CINTA!!!!
Gue ingin memberikan cinta kepada kekasih dan Sang Kekasih Sejati. Bukan ingin membelah cinta menjadi dua, namun keikhlasan dan ridho Sang Kekasih Sejati akan mengiringi cintaku kepada kekasihku. Keikhlasan dan RidhoNYA adalah segala-gala yang kubutuhkan demi mendapatkan rasa tenang yang sejati. Rasa tenang dalam menjalani kehidupan. Menikah? Ini adalah pengamalan setengah agama DI DALAM ISLAM.
SAAT INI …… gue percaya, gue sayang sama dia .. gue udah memilih dia untuk berbagi suka dan duka. Gue udah milih dia untuk dipercaya. Dan gue milih dia untuk mewarnai hari-hari gue, dengan tawa, canda, manja dan bahkan salah paham. Perselisihan kecil atau besar dan bahkan diem tanpa sebab memberikan sebuah kontribusi terbesar dalam hidup gue karena itulah yang membuat gue sadar bahwa hidup itu bagai gelombang. Kadang ada di atas dan ada di bawah.





Sepatu Para Jurnalis

14 05 2007

Journalist Shoes

Tak ada kerjaan, saat bercanda pun sepatu ini menjadi incaran bidikan kamera saya, oh … isengnya.





Menggapai Mata Hati

13 05 2007

“Dimana Mata Hati itu ibu?” Pertanyaan itu terlontar dari mulut mungil bocah berusia empat tahun. Tangannya masih terus memainkan mobil kecil sambil sesekali ia melihat wajah bunda yang duduk membaca buku.
Bunda menatap ke dalam mata sang buah hati. Bibirnya menyunggikan senyum. Tak pernah terpikir dua kata akan menjadi inti pertanyaan anak kesayangannya itu. Mata Hati, dimana Mata Hati? Bahkan sang bunda kemudian berpikir keras untuk memberikan jawaban kepada sang buah hatinya.

**** **** ****

MATA HATI – apakah hati kita memiliki mata? Di mana Mata Hati berada? Dua rangkai kata ini mengingatkanku pada nasyid yang memiliki lirik:

pandangan mata selalu menipu .. pandangan akal selalu tersalah
pandangan nafus selalu meluruh .. pandangan hati itu yang hakiki
kalau hati itu bersih

hati bila selalu bersih .. pandangannya akan menembusi hijab
hati jika sudah bersih .. firasatnya tepat kehendak Allah
tapi Hati, bila dikotori
bisikannya bukan lagi kebenaran (2x)

Hati tempat jatuhnya pandangan Allah
Jasad lahir tumpuan manusia (2 x)
Utamakanlah, pandangan Allah
Daripada Pandangan Manusia (2 x)





Cantik Dari Dalam

12 05 2007

Kelelahan mendengarkan apa yang dikatakan orang. Saat ini aku hanya ingin membenahi diri sendiri terlebih dahulu daripada repot mendengarkan kata-kata orang yang ternyata tak patut dijadikan nasihat.
Sejak siang aku sengaja menyisihkan waktu untuk menulis di atas kertas. Aku menyadari betapa kita tak menyadari potensi dalam diri. Menjadi cantik tidak hanya secara fisik, namun juga dari dalam diri kita. Seharusnya aku juga berkaca apa yang harus aku bangun dari dalam diri ini.
Terkesan apa yang dituturkan semalam oleh temanku. Seharusnya dia beruntung dan menjagaku lantaran aku memang unik. Aku tersanjung, sungguh. Hanya saja, apa yang harus kuperbaiki dan darimana aku harus memulainya? Itu yang sulit.
Boleh bersambung nggak? Lagi stag nih idenya …





SABTU YANG MENYEBALKAN

6 05 2007

Harusnya gue curhat sebelum buat ringkasan spidey black. Hari Sabtu sebenarnya menyenangkan kalo aja gue iklas jemput bonyok dari bandara. Cuma satu hal yang gue benci adalah, bangun pagi tanpa harus tidur lagi. Harusnya gue tidur lagi setelah subuh, tapi kali ini tidak. Waduh!
Di saat gue siap untuk atur hidup gue sendiri, nyokap ma bokap pulang ke Pontianak. Weleh, so hows it? aneh juga harus ada mereka lagi. Toh mereka datang akhirnya kangen gue juga. Ya, guenya sih yang gak tau diri. Giliran bonyok dah di mari, gue yang ogah-ogahan pulang. Tapi tak apalah.
Gue memang gitu. Biasa FREE.
Sabtu sempat bikin gue dongkol! Baru aja cuci motor, eh Ujan. Idih – ga kompromise banget seh ama gue. Lalu dalam perjalanan ke bengkel, belum juga sampe, eh …. tuh rantai dah putus duluan. Duh!!!
Telpon sana telpon sini. Abis pulsa, padahal sebenarnya .. tahu ga? Gue cuma menghilangkan rasa panik doank. Setelah setengah jam gue merenung, finally .. tukang bengkel datang dan menjadi HERO buat gue. Dia iklas banget kerjanya sampai diskon harga rantai buat gue. Alhamdulillah!
Hujan dan mendung memang menggambarkan hari kita jadi agak kelabu juga. Apalagi abis nonton. Asli bete banget sih ama kelakuannya Kolen. Tapi biarlah, penyakit weekend dia memang gitu kok. ***SUCKS***
Oya – ada pelajaran juga dari setiap peristiwa yang kita jalani setiap harinya. Misal, dari kesulitan yang kita hadapi, memang socialize itu penting. Kita selalu butuh orang untuk menolong diri kita. Itulah, aku kadang sombong dengan mengatakan .. KALO AKU SENDIRI BISA AKAN KUKERJAKAN SENDIRI TANPA MINTA BANTUAN ORANG LAIN.
Oh God. Berikan aku petunjuk untuk tahu siapa yang terbaik untukku. Dosa terbesar pun sudah kulakukan. Beraninya hamba PADAMU, ya ALLOH. Astaghfirullah!





SPIDERMAN

6 05 2007

SPIDERMAN 3

Aku ingat Barlian! Ingat pernak pernik yang ia simpan di mobilnya. Ingat bagaimana capeknya ikutin dia cari som things bout SPIDERMAN. Masih ada nggak ya?
SPIDERMAN 3, gue tonton bareng Kolen, Mario (sepupu Kolen) dan Ari Ndut. Wah, finally aku bisa nonton SPIDEY rame-rame deh.
But it’s really boring. Buat gue gak menarik karena gue gak bisa membahasnya bersama teman-teman sealiran ama gue. FILM ini cocok jika dibawa ke meja diskusinya anak AMSTUD. **Guys, I miss you so**
Then, I m going home with an empty discussion. How could it? Whose the buddy? Oh God damn! Should I watch this kinda movie on Jakarta or Solo. Man, I hate just watching without making a discussion.
Where I have to discuss the movie? Only on my blog. Only on my blog. Tapi siapa yang akan baca?? Huh!!