Gue dulu sering nulis cerpen dan cerber genre islami, lalu berhenti. Mengapa? Gue rasa ada benarnya saat orang-orang berkata genre islami itu adalah sastra pesantren. Gue emang dulu di pesantren, wajar jika gue merambah ke sastra pesantren atau genre islami.
Lama banget gue ga pernah nyentuh cerpen/novel islami. Bagi gue segalanya flat, hanya mengisahkan gejolak remaja dan keinginan menjadi lebih baik. Ternyata, apa yang disajikan oleh Habiburrahman El Shirazy sungguh berbeda banget buat gue. Gue menemukan sesuatu yang lain. Jika dikaji dengan menggunakan Genetik Strukturalisme, hmm I guess it will be completely.
Ayat-ayat cinta menarik perhatianku saat membaca petikan wawancara Zaskia. Ternyata, dari novelnya ini akan diangkat ke layar lebar dan dilaunching pada bulan Ramadhan nanti. Aku bersyukur sekali ternyata saat aku mau beli, penerbit kembali mencetak dengan dua versi, soft cover dan hard cover.
Mengenai apa isinya, silahkan kalian lihat di edisi mendatang yaa … karena saya masih membacanya. Udah gitu, banyak yang ngantri lagi.
(kayaknya tadi pake kata gue deh, kok ujung2nya saya seh … plokkk!)