*Daripada bengong di jalan….
Hari ini, 1 Juni, dimana Twitter membahanakan #Junewish. Sementara Indonesia pun merayakan ulang tahun Pancasila. Lima sila yg didengungkan sebagai dasar negara negeri ini. (Masih sampai sekarang kan ya? Asli gak yakin karena dah engga ada penataran P4 lagi)
Seperti diberitakan Tempo Interaktif hari ini, Rabu (1/6/2011), 80 persen responden Tempo menyatakan rindu Pancasila. Bagaimana dengan Anda?
Ada yang mempertentangkan soal dasar negara ini. Terutama kaum fundamentalis Islam di Indonesia. Mereka mengatakan istilah musyrik atau kafir bagi yang mengagungkan Pancasila.
Meskipun demikian, dalam pendapat pribadi saya … (Aduh please ini cuma pendapat pribadi), sebagai orang Islam memang harus Al Quran dan hadis lah menjadi dasar kehidupan pribadi.
Namun untuk sebuah negara, buat saya Pancasila tetap mengedepankan bahwa Agama adalah dasar bagi pribadi warga negara denga sila pertama berbunyi: Ketuhanan Yang Maha Esa.
*jeda.. Macet karena ada truk numpahin tanah merah, pdhal aspal gorengnya dah kinclong*
Nah… Saya heran, kenapa sih ada yang mengacak-acak? Padahal yang dimiliki bangsa ini sudah bagus?
Ada yang sebut Ustad Abu Bakar Ba’asyir salah satu yang menentang Pancasila? *uhuk* Maaf ya.. di pesantrennya itu PMP atau yang ganti jadi PPKn tetap diajarkan. #curhat
Bahkan saya salah seorang yang dihukum di mata pelajaran PMP karena tidur di dalam kelas saat kelas 1 SMP/MTs. *lempar handuk putih, nyengir manis, pura-pura meringis*